Articles
Sejarah
- Written by Super User
Tahun 1961
Atas prakarsa Bupati KDH tk. II Rembang, R. Islan Soebroto, .maka didirikan “ SMA ABC Rembang” di Rembang. Sekolah Menengah Atas tersebut menempati gedung PGRI Rembang yang berlokasi di depan Alun - alun kota Rembang.
Tahun 1962
Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Republik Indonesia memutuskan dan menetapkan bahwa terhitung mulai 1 Agustus 1962, membuka Sekolah Menengah Atas Negeri (gaya baru) di Rembang , Jawa Tengah, sekaligus mengambil alih SMA Swasta di wilayah Kabupoaten Rembang menjadi SMA Negeri gaya baru. SMA ABC Rembang dinegerikan dengan SK. 21 / SK / B / III tgl. 10 - 9 – 1962. Pada saat itu dengan status filial SMA Negeri Pati.
Tahun 1963
Pada saat itu SMA ABC Rembang menempati gedung di jalan Sudirman No. 127 Rembang (sekarang SMP Negeri 2 Rembang).
Tahun 1975
Oleh karena daya tampung gedung yang tidak sebanding dengan jumlah siswa, maka Sebagian siswa dialihkan pada Unit Gedung Baru (sekarang menjadi SMA Negeri 2 Rembang)
Tahun 1978
Pada tanggal 6 April1978 terjadi penandatanganan berita acara oleh panitia pembebasan tanah Kabupaten Daerah tingkat II Rembang, yang diketuai oleh Hartono B.A. (Kepala Sub Direktorat Agraria Kabupaten Daerah tingkat II Rembang). Adapun areal tanah seluas 910 m 2 yang telah dibebaskan tersebut terletak di Desa Magersari, Jalan Untung Suropati No.5 Rembang (sekarang Jalan Gajah Mada No. 5 Rembang). Pada saat itu berdirilah instansi Sekolah Menengah Atas dengan nama SMA Negeri Rembang. Keberadaan SMA Negeri Rembang di lokasi tersebut dibuktikan dengan adanya surat keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Rembang, No : Pu. B.1 / 20 / 1430 / 1979 tentang penyerahan sebidang tanah milik pemerintah daerah Kabupaten Dati II Rembang kepada SMA Negeri Rembang yang berada di desa Magersari Kecamatan Kota Rembang Kabupaten Dati II Rembang. Pada saat itu Kabupaten Rembang dipimpin oleh Soemojo Hadiwinoto, SH.
Pembangunan gedung SMA Negeri Rembang mulai pesat, pada saat instansi ini dipimpin oleh R. Samino Prodjosunaryo. Hal ini dibuktikan dengan adanya penambahan ruang ketrampilan dan ruang kelas baru. Berturut-turut dengan pergantian pucuk pimpinan sampai sekarang pembangunan gedung dan pemenuhan sarana-prasarana terus dilaksanakan.
Pada tahun 1978-1979 SMA Negeri Rembang dipimpin oleh Sukemi Sisworaharjo. Beliau yang memprakarsai pembuatan logo SMA Negeri Rembang yang sampai sekarang tetap diabadikan.
Tahun 1989
SMA Negeri Rembang diijinkan untuk menambah jumlah anak didik sebanyak 3 kelas atas dasar instruksi Kakandepdikbud Kabupaten Rembang. Oleh karena lokal tidak mencukupi daya tampung siswa, maka sebagian siswa ada yang di tempatkan di gedung SPG Negeri Rembang
Tahun 2003
Dibawah pimpinan Drs Koesnandar, Sekolah Menengah Umum Negeri 1 Rembang ditunjuk sebagai sekolah percontohan (mini piloting) Kurikulum Berbasis Kompetensi tahun Pelajaran 2003/2004. Penunjukan ini dibuktikan dengan adanya keputusan Kepala Dinas Kabupaten Rembang no 425/082/tahun 2003
Tahun 2005
Selain pembangunan dan pemenuhan sarana prasarana, sekolah membuka program baru yaitu kelas “immerse”, sejak tahun pelajaran 2005/2006. Berbeda dengan kelas regular, dua kelas immersi ini menggunakan pengantar Bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar dengan persentase yang telah ditentukan.
Undang-undang no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 50 ayat 3 mengamanatkan bahwa : Pemerintah Daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada setiap jenjang untuk dikembangkan menjadi bertaraf internasional. Sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Rembang, SMAN 1 Rembang dipandang telah memiliki kesiapan dan kemampuan manajerial, kelengkapan sarana dan prasarana untuk disiapkan menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). SMA N 1 Rembang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang sebagai sekolah mandiri, serta menjadi anggota Association School pelaksanaan SNBI (Sekolah Nasional Bertaraf Internasional) di tingkat eks Karesidenan Pati
Tahun 2007
Kelas immerse yang telah dibuka pada tahun 2005, merupakan embriyo Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Telaah tentang SMAN 1 Rembang sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dilaksanakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang.
Pada tahun 2007, SMA Negeri 1 Rembang mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk menyelenggarakan Rintisan Sekolah Menengah Atas Bertaraf Internasional. Kepercayaan tersebut dikuatkan dengan :
Persetujuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, no 000/8135.
Penetapan Sekolah Penyelenggara Program SMA BI, dengan Surat keputusan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, no 697/C4/MN/2007.
Dengan demikian SMA Negeri 1 Rembang merupakan satu diantara sembilanpuluh sembilan sekolah di Indonesia yang menyelenggarakan RSBI
Tahun 2009
Keberlangsungan RSBI SMA Negeri 1 Rembang selama 2 tahun diimbangi dengan upaya peningkatan kualitas pendidik yang secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas output siswa. Upaya tersebut dapat dilihat dari keaktivan dalam menjalin kerjasama SMA Negeri 1 Rembang dengan beberapa pihak antara lain:
- Pusat Studi Asia, Fakultas Sastra Universitas Diponegoro
- Nagoya University, Japan
- Sekolah Menengah Atas Negeri Eyup Anadolu Lisesi, Istanbul Turki.
- Jasa Sertifikasi Sistem Manajemen ISO 9001:2000
- Southeast Asian Minister of Education Organization Regional Open Learning Center (SEAMEO SEAMOLEC)
- Sekolah RSBI lain sebagai School sisters